Kuota Edukasi: Paket Internet Sekolah Online Gratis 

Paket Internet
Kuota Edukasi: Paket Internet Sekolah Online Gratis 

Bagi peserta didik maupun guru yang masih menerapkan sistem belajar hybrid atau mengkolaborasikan antara sekolah offline dengan online. Kebutuhan akan paket internet menjadi hal dasar yang wajib untuk dipenuhi.

Keberadaan kuota internet membantu pelaksanaan proses belajar yang efektif dan efisien dikala masih berada di musim pandemi. Tapi sekalipun pandemi sudah berakhir, cara ini ternyata masih banyak diminati karena terbukti meningkatkan kualitas belajar siswa.

Namun dengan pilihan tersebut, maka menjadi kewajiban bagi lembaga pendidikan untuk memberikan kuota internet untuk menunjang proses belajar. Oleh sebab itu, beberapa sekolah juga memberikan fasilitas suntikan biaya paket internet untuk pelajarnya.

Namun, tidak berhenti disitu. Masalah masih terjadi di daerah luar perkotaan. Ketidakmerataan akses pendidikan dan jarak luas wilayah Indonesia, menyebabkan beberapa wilayah kurang mendapatkan akses internet. Sekalipun ada, itu harganya cenderung sangat mahal. Sehingga banyak diantara mereka yang kemudian memutuskan untuk berhenti sekolah.

Kondisi ini tentu cukup miris. Melihat di kota, anak-anak lebih memilih sistem belajar online dan sekolah dengan antusias mendukung hal tersebut. Namun di desa sebaliknya, anak-anak justru merasa terbebani dengan keberadaan pembelajaran online, apalagi akses yang tidak memadai.

Dikutip dari BINAR, Saat mengadakan program Bootcamp Kampus Merdeka terdapat siswa yang berasal dari Merauke tidak bisa melanjutkan mengikuti program bootcamp online padahal ia sangat antusias. Hal ini terjadi karena saat itu, di Kota Merauke akses internet mati selama 1 bulan, anak-anak disana komunikasi jarak jauhnya terputus. Sehingga tidak bisa mendapat informasi apapun. 

Untuk pergi ke kota lain pun jaraknya cukup jauh dan memakan biaya yang besar. Apalagi dengan keterbatasan biaya karena pandemi. Untuk mensupport itu, tim BINAR kemudian membantu dengan mengirimkan flashdisk yang berisi rekaman video selama 1 bulan proses belajar. 

Hal-hal seperti ini sepertinya terjadi tidak hanya satu atau dua kali. Mungkin beberapa yang dapat diketahui oleh publik, namun sisanya tidak. Untuk itu perlu langkah kongkrit dari Pemerintah untuk memberikan solusi paket internet murah pelajar.

Hal ini kemudian dipahami oleh kemendikbud sebagai suatu masalah krusial. Pemerintah mengambil langkah bijaksana untuk meringankan dan membantu proses kegiatan belajar mengajar dengan menyediakan bantuan berupa kuota edukasi

Kuota Edukasi, Solusi Paket Internet Murah

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan berbagai provider di Indonesia untuk meringankan beban para pelajar, mahasiswa hingga guru dan dosen perihal kuota internet untuk proses pembelajaran yang sedang berlangsung.

Kuota edukasi merupakan bantuan yang diberikan Kemendikbud Ristek kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen berupa kuota data internet seluler dengan tujuan untuk menunjang pelaksanaan belajar dari rumah pada masa pandemi Corona Virus Diseases 2019 (COVID-19).

Kemendikbud memberikan kuota edukasi ini setiap bulan secara rutin dengan jumlah kuota yang beragam dan sesuai dengan tingkat pendidikan yang sedang ditempuh. 

Bantuan kuota internet gratis ini akan disalurkan kepada nomor telepon pelajar dan pengajar yang sudah terdaftar di sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Penerima bantuan paket kuota data tahun 2021 berdasarkan pengajuan SPTJM yang sudah di-verval pada https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id untuk untuk jenjang paud dasmen dan https://kuotadikti.kemdikbud.go.id untuk jenjang Pendidikan Tinggi

Dengan adanya bantuan ini, pelajar akan lebih mudah mendapat akses pendidikan dan belajar di masa peralihan pandemi. Jaguar88 juga merekomendasikan untuk menggunakan provider internet dengan harga murah seperti Indosat ooredoo jika tidak mendapat bantuan dari pemerintah.