Just another website
Indeks
Film  

Profil Francesco Bagnaia, Murid Rossi yang Dibutuhkan Italia

Francesco Bagnaia terlahir untuk mengembalikan kejayaan Italia di pentas MotoGP. Seorang murid Valentino Rossi yang benar-benar menyelamatkan wajah Italia.
Jakarta, CNN Indonesia

Francesco ‘Pecco’ Bagnaia terlahir untuk mengembalikan kejayaan Italia di pentas MotoGP setelah menjadi juara dunia MotoGP 2022. Seorang murid Valentino Rossi yang benar-benar menyelamatkan wajah Italia.

Dominasi pembalap Spanyol benar-benar kentara di pentas MotoGP. Sejak era MotoGP dimulai pada 2022, ada tiga pembalap Spanyol yang menjadi juara dunia: Jorge Lorenzo, Marc Marquez, dan Joan Mir.

Bagaimana dengan Italia? Hanya Valentino Rossi yang mampu menjadi juara dunia. Itupun kali terakhir terjadi pada 2009. Sejak saat itu Italia merana di MotoGP, dari sisi pembalap dan tim.

Bagnaia lahir di Turin, Italia, 14 Januari 1997, tahun di mana Rossi untuk kali pertama menjadi juara dunia Grand Prix di kelas 125cc.

Sejak kecil Bagnaia menyukai olahraga. Sepak bola, bola basket, atletik, ski, dan snowboarding adalah sejumlah olahraga yang sering dilakukan Bagnaia kecil. Klub sepak bola favoritnya adalah Juventus.

Otomotif kemudian menjadi pilihan utama Bagnaia saat remaja. Setelah mendapat restu dari keluarga, Bagnaia memutuskan untuk bergabung dengan VR46 Academy milik Valentino Rossi pada 2013 saat masih 16 tahun.

“Saya masih 16 tahun, dan orang tua saya tidak menemani saya. Saya harus menggunakan taksi untuk pergi ke gym atau latihan di The Ranch. Academy banyak membantu saya untuk tumbuh. Terima kasih kepada Rossi karena membantu saya tumbuh dewasa,” ujar Bagnaia dikutip dari GPOne.

Awal karier Bagnaia di ajang Grand Prix tidak mulus. Setelah gagal meraih podium di kelas Moto3 pada 2013 dan 2014, Team VR46 melepas Bagnaia di akhir musim. Bagnaia kemudian bergabung dengan Mahindra pada 2015 dan meraih podium pertamanya.

Berbekal dua kemenangan di Moto3 2016, Bagnaia kemudian kembali mendapat kepercayaan memperkuat VR46. Sejak saat itu nama Pecco mulai mendapat tempat di kalangan pembalap top Grand Prix.

Bagnaia kemudian menjadi juara dunia Moto2 2018 bersama VR46 dan promosi ke MotoGP bersama Pramac Ducati pada 2019. Bagnaia menjadi pembalap kedua jebolan VR46 Academy yang menjadi juara dunia Grand Prix setelah Franco Morbidelli pada 2017.


Setelah dipercaya menggantikan Andrea Dovizioso di tim pabrikan Ducati pada 2021, Bagnaia mampu mengakhiri penantian panjang Italia untuk kembali memiliki juara dunia MotoGP.

Hebatnya lagi Bagnaia merupakan pembalap pertama asal Italia yang menjadi juara dunia MotoGP bersama tim pabrikan Italia, Ducati. Kali terakhir Ducati merebut gelar juara dunia pembalap bersama Casey Stoner (Australia) pada 2007.

Bagnaia memastikan gelar juara dunia MotoGP 2022 setelah finis sembilan di MotoGP Valencia 2022. Pecco mengakhiri musim dengan keunggulan 17 poin atas Fabio Quartararo.

[Gambas:Video CNN]

(har)









Sumber: www.cnnindonesia.com