Film  

Pelatih Brunei Usai Dibantai Indonesia: Kami Dirampok Wasit

Pelatih Brunei Mario Rivera menilai timnya dirugikan oleh wasit dalam duel lawan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2022.

Jakarta, CNN Indonesia

Pelatih Brunei Mario Rivera menilai timnya dirugikan oleh wasit dalam duel lawan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2022.

Rivera menilai bahwa performa Brunei dalam awal laga lawan Timnas Indonesia berjalan bagus. Meski sempat kebobolan satu gol, Brunei menunjukkan perlawanan dan sempat mengancam gawang Timnas Indonesia.

Namun insiden kartu kuning kedua yang diterima Mohammad Alinur Rashimy Jufri dinilai Rivera jadi titik balik perubahan alur pertandingan. Rivera menganggap bahwa Alinur tak sepatutnya mendapat kartu kuning.

Alinur mendapat kartu kuning kedua karena dinilai melakukan pelanggaran terhadap Saddil Ramdani di depan kotak penalti Brunei. Rivera pun menyebut wasit Kim Hee Gon salah mengambil keputusan.

“Performa kami sebelum insiden kartu merah terbilang luar biasa ketika menghadapi Indonesia. Para pemain kami bermain di level yang memang kami inginkan, baik saat bertahan maupun menyerang.”

“Namun setelah itu wasit menghancurkan laga karena itu [insiden Alinur dengan Saddil] bukanlah kartu kuning, bahkan itu bukanlah sebuah pelanggaran,” ucap Rivera dalam rekaman konferensi pers.

Lebih lanjut, Rivera menganggap kejadian kartu kuning kedua yang membuat Brunei bermain dengan 10 orang itu yang menjadi momen awal ketidakberdayaan Brunei.

“Namun mungkin sekarang dia bahagia [melihat] pemain berusia 20 tahun menangis di ruang ganti karena wasit mengeluarkannya.”

“Bagi kami itu tidak bisa dipercaya, saya tak bisa mengatakan kalimat selain perampokan karena dalam kedudukan 1-0 di 38 menit, kami membuat kesempatan, para pemain begitu termotivasi untuk bermain di laga ini dan kemudian wasit menghancurkan pertandingan,” tutur Rivera.

Setelah Brunei bermain dengan 10 orang, mereka kebobolan enam gol tambahan dari Timnas Indonesia. Brunei pun kalah 0-7 di akhir laga.

Kekalahan dari Timnas Indonesia membuat Brunei sudah dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2022. Mereka menelan kekalahan dari tiga laga yang dilalui dengan rekor 1 gol dan kebobolan 17 gol.

[Gambas:Video CNN]

(ptr)









Sumber: www.cnnindonesia.com