Just another website
Indeks
Film  

Duel Brutal Berdarah, Poirier Kalahkan Chandler di Ronde 3

Dustin Poirier mengalahkan Michael Chandler di ronde ketiga dalam pertarungan kelas ringan UFC 281, Minggu (13/11).
Jakarta, CNN Indonesia

Dustin Poirier mengalahkan Michael Chandler di ronde ketiga dalam pertarungan kelas ringan UFC 281 yang berlangsung di Madison Square Garden, New York, Minggu (13/11) siang waktu Indonesia.

Poirier dan Chandler langsung mempraktikkan serangan-serangan dalam standing fight seperti pukulan dan tendangan.

Chandler sempat melakukan upaya takedown namun bisa diredam Poirier. Setelah itu Chandler melepaskan pukulan-pukulan yang mengenai wajah Poirier.

Adu tinju keduanya membuat pertarungan berlangsung seru sejak ronde pertama. Poirier kemudian membawa Chandler ke matras dalam ground fight. Chandler kemudian bisa melepaskan diri dan membalas dengan melakukan takedown.

Ketika pertarungan stand fight kembali berlangsung pada sisa ronde pertama, giliran Poirier yang membuat Chandler berada dalam bahaya. Dalam kondisi Chandler terpojok di octagon ronde pertama usai.

Pertarungan yang sengit kembali terjadi pada ronde kedua. Kedua petarung seakan tidak terpengaruh dengan yang terjadi pada ronde pertama dan langsung saling agresif menyerang. Chandler pun membanting Poirier ke matras.

Dalam situasi groundfight, tampak jelas darah mengucur dari kepala Chandler sehingga matras terkena tetesan darah.

Groundfight berlangsung hingga akhir ronde kedua. Chandler berusaha menghabisi Poirier yang berada di bawahnya, sementara darah masih mengucur dari hidungnya. Poirier yang kesulitan menyerang, sesekali melepakan pukulan sembari bertahan.


Ronde ketiga tak kalah seru. Adu pukul kembali terjadi. Selain itu juga kedua petarung saling mencoba melakukan takedown.

Bergelut selama beberapa saat, Poirier kemudian mendapat kesempatan melakukan kuncian rear naked choke. Poirier berusaha sekuat tenaga mengunci leher Chandler dan kemudian Chandler melakukan tap out.

Poirier mengakui kekuatan Chandler yang sempat berstatus sebagai juara di ajang MMA Bellator.

“Saya bilang ke wasit: ‘Dia berusaha memasukkan tangan ke mulut saya’, saat dia ingin melakukan rear naked choke.”

“Saya sempat terpojok. Saya tidak bisa melihat ke mana dia memukul. Beruntung dia tidak memukul lurus, kalau dia memukul lurus, saya mungkin sudah kalah. Dia lebih kuat daripada yang saya prediksi,” jelas Poirier.

[Gambas:Video CNN]

(nva/har)






Sumber: www.cnnindonesia.com