Film  

3 Kelemahan Timnas Indonesia Saat Menang Lawan Kamboja

Berita tentang kiper timnas Argentina Emiliano Martinez dan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong jadi yang terpopuler dalam 24 jam terakhir.

Jakarta, CNN Indonesia

Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja di laga perdana Piala AFF 2022. Berikut sejumlah kelemahan di balik keberhasilan meraih tiga poin tersebut.

Timnas Indonesia mampu mengalahkan Kamboja dengan skor 2-1. Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman mencetak gol kemenangan Skuad Garuda di laga tersebut.

Walaupun berhasil meraih tiga angka, Timnas Indonesia masih memperlihatkan sejumlah kelemahan.

Berikut tiga kelemahan Timnas Indonesia di laga lawan Kamboja:

1. Kesalahan dan komunikasi lini belakang

Pemain-pemain Timnas Indonesia berusaha menyusun serangan dari lini belakang lewat peragaan umpan-umpan pendek maupun panjang. Namun ada sejumlah kesalahan umpan yang membuat Kamboja malah berbalik punya kesempatan mencetak gol ke gawang Indonesia.

Komunikasi Nadeo Argawinata dengan para bek juga mesti ditingkatkan sehingga momen saat mengantisipasi bola silang bisa lebih rapi.

2. Pilihan aksi di area pertahanan lawan

Dalam laga lawan Kamboja yang menerapkan pressing ketat, Timnas Indonesia beberapa kali berhasil menyeruak kotak penalti Kamboja. Namun serangan-serangan apik ini seringkali berujung buntu akibat kesalahan dalam pengambilan keputusan.

Ada sejumlah pemain yang memilih melakukan aksi individu ketika pilihan memberikan umpan jadi opsi yang lebih bagus.

Ada pula momen ketika pemain-pemain Indonesia kurang tepat dalam memberikan umpan terobosan pada rekannya seperti yang beberapa kali dialami oleh Ilija Spasojevic.


Ilija Spasojevic beberapa kali tidak mendapatkan umpan yang tepat. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

3. Pemanfaatan peluang emas

Terlepas dari beberapa kesalahan pilihan yang dilakukan oleh pemain-pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda tetap punya sejumlah peluang emas.

Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan sempat beberapa kali berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan dengan ruang tembak yang terbuka. Namun tidak ada gol tambahan setelah Witan Sulaeman mencetak gol kedua.

Situasi tersebut harus bisa diperbaiki di laga berikutnya yaitu ketika Timnas Indonesia menghadapi Brunei pada 26 Desember.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/sry)









Sumber: www.cnnindonesia.com